Prompt Akademik

Menulis Keterbatasan Penelitian

Prompt untuk menulis sub-bab keterbatasan penelitian secara jujur, strategis, dan akademis

Prompt

Bantu saya menulis sub-bab Keterbatasan Penelitian dalam Bab 5 disertasi/tesis/skripsi saya. Berikut informasinya: 1. Desain dan metode penelitian: [contoh: cross-sectional survey, studi kasus tunggal, eksperimen quasi] 2. Sampel/informan: - Jumlah: [sebutkan jumlah] - Teknik sampling: [probability / non-probability, sebutkan teknik spesifik] - Karakteristik: [sebutkan cakupan demografis atau kontekstual] 3. Instrumen yang digunakan: [kuesioner / pedoman wawancara / lembar observasi] 4. Periode pengumpulan data: [sebutkan rentang waktu] 5. Lokasi penelitian: [sebutkan cakupan geografis] 6. Cakupan variabel atau fenomena: [sebutkan variabel atau aspek yang diteliti dan yang tidak dicakup] 7. Temuan yang mungkin terpengaruh oleh keterbatasan: [jelaskan temuan mana yang perlu diinterpretasi dengan hati-hati] Format penulisan yang diminta: - Tulis keterbatasan dalam format bernomor atau berparagraf terstruktur - Setiap keterbatasan harus mencakup: (a) deskripsi keterbatasan, (b) potensi dampak terhadap temuan, (c) saran mitigasi untuk penelitian selanjutnya - Bersikap jujur namun tidak melemahkan kredibilitas penelitian — framing sebagai konteks, bukan kelemahan - Jangan menyebutkan keterbatasan yang sebenarnya merupakan delimitasi (batasan yang dipilih secara sengaja) - Gunakan bahasa akademis formal dalam Bahasa Indonesia - Batasi jumlah keterbatasan pada 4-6 poin yang paling signifikan

Kapan Digunakan

  • Saat menulis sub-bab keterbatasan yang wajib ada di setiap Bab 5
  • Ketika perlu mengakui keterbatasan secara jujur tanpa merusak kredibilitas penelitian
  • Saat ingin menunjukkan kesadaran metodologis kepada penguji

Cara Menggunakan

  1. Review metode penelitian dan identifikasi batasan-batasan yang tidak bisa dihindari
  2. Bedakan antara keterbatasan (muncul di luar kendali) dan delimitasi (dipilih secara sengaja)
  3. Isi placeholder dan jalankan prompt
  4. Pastikan setiap keterbatasan di-framing secara konstruktif dan disertai saran mitigasi

On this page