Pengantar Meta-Analisis
Prompt untuk memahami dan merencanakan sintesis kuantitatif dalam systematic review
Prompt
Saya ingin menentukan apakah meta-analisis layak dilakukan dalam SLR saya dan memahami langkah-langkahnya:
Pertanyaan penelitian: [tuliskan research question]
Jumlah studi yang melaporkan data kuantitatif: [jumlah]
Jenis outcome: [continuous / dichotomous / keduanya]
Heterogenitas yang diamati: [jelaskan seberapa beragam studi Anda]
Bantu saya memahami dan merencanakan meta-analisis:
1. Kelayakan meta-analisis:
- Apakah studi cukup homogen untuk digabungkan secara statistik?
- Minimal berapa studi yang dibutuhkan?
- Kapan TIDAK boleh melakukan meta-analisis?
- Berdasarkan informasi saya, apakah meta-analisis layak?
2. Pemilihan effect size:
- Untuk outcome continuous: Mean Difference (MD) atau Standardized Mean Difference (SMD)?
- Untuk outcome dichotomous: Odds Ratio (OR), Risk Ratio (RR), atau Risk Difference (RD)?
- Jelaskan kapan menggunakan masing-masing dan mana yang sesuai untuk penelitian saya
3. Model meta-analisis:
- Fixed-effect vs random-effects model — kapan menggunakan yang mana?
- Jelaskan asumsi di balik masing-masing model
- Rekomendasi untuk penelitian saya
4. Heterogeneity assessment:
- Cara menghitung dan menginterpretasi I², Q-statistic, dan tau²
- Apa artinya heterogenitas rendah, sedang, dan tinggi?
- Strategi menangani heterogenitas tinggi (subgroup analysis, meta-regression)
5. Publication bias:
- Funnel plot — cara membuat dan menginterpretasi
- Egger's test atau Begg's test
- Trim and fill method
6. Software dan tools:
- Software gratis yang direkomendasikan (RevMan, R meta package, JASP)
- Langkah-langkah dasar untuk menjalankan meta-analisis
Jelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami — saya bukan ahli statistik.
Kapan Digunakan
- Setelah ekstraksi data selesai dan ingin menentukan metode sintesis kuantitatif
- Saat pembimbing meminta untuk mempertimbangkan meta-analisis
- Ketika studi-studi dalam SLR melaporkan outcome yang cukup homogen untuk digabungkan
Cara Menggunakan
- Pastikan Anda sudah memiliki data kuantitatif yang diekstrak dari studi
- Salin prompt dan isi informasi tentang studi dan data Anda
- Gunakan output sebagai panduan — meta-analisis tetap harus dikonsultasikan dengan ahli statistik
- Jangan memaksakan meta-analisis jika studi terlalu heterogen