Menulis Prosedur Informed Consent
Prompt untuk menulis narasi prosedur informed consent dan hak partisipan
Prompt
Bantu saya menulis sub-bab prosedur informed consent dalam Bab 3 (Metodologi Penelitian) untuk disertasi/tesis/skripsi saya dengan ketentuan berikut:
1. Judul penelitian: [judul penelitian Anda]
2. Jenjang pendidikan: [S1 / S2 / S3]
3. Jenis penelitian: [kuantitatif / kualitatif / mixed methods]
4. Karakteristik partisipan: [deskripsikan — misalnya: orang dewasa (> 18 tahun) yang kompeten memberikan persetujuan / siswa SMP usia 13-15 tahun (minor) / lansia di panti wreda / pasien dengan kondisi tertentu / masyarakat adat dengan keterbatasan literasi]
5. Konten formulir informed consent: [jelaskan isi yang akan dicantumkan — misalnya: (a) identitas peneliti dan afiliasi institusi, (b) tujuan penelitian dalam bahasa sederhana, (c) prosedur yang akan dijalani partisipan (mengisi kuesioner ~20 menit, wawancara ~60 menit), (d) risiko dan ketidaknyamanan yang mungkin timbul, (e) manfaat langsung dan tidak langsung, (f) jaminan kerahasiaan, (g) hak mengundurkan diri, (h) kontak peneliti untuk pertanyaan]
6. Metode pemberian informasi: [jelaskan — misalnya: penjelasan lisan terlebih dahulu oleh peneliti, dilanjutkan pemberian lembar informasi tertulis dalam Bahasa Indonesia yang mudah dipahami, kesempatan bertanya sebelum menandatangani]
7. Metode dokumentasi persetujuan: [jelaskan — misalnya: tanda tangan pada formulir tertulis / persetujuan verbal yang direkam audio (untuk partisipan dengan keterbatasan baca-tulis) / centang persetujuan pada kuesioner online]
8. Prosedur khusus untuk populasi rentan: [jika relevan — misalnya: untuk partisipan minor: formulir parental consent ditandatangani orang tua/wali DAN formulir assent ditandatangani anak; untuk partisipan dengan disabilitas: formulir dibacakan dan dijelaskan dengan bahasa sederhana; untuk masyarakat adat: persetujuan komunal dari tokoh adat sebagai tambahan persetujuan individual]
9. Waktu dan kesempatan mempertimbangkan: [jelaskan — misalnya: partisipan diberikan waktu minimal 24 jam untuk mempertimbangkan keikutsertaan setelah menerima lembar informasi, atau langsung memberikan persetujuan setelah penjelasan untuk penelitian berisiko minimal]
10. Pengelolaan formulir persetujuan: [jelaskan — misalnya: formulir asli disimpan terpisah dari data penelitian dalam lemari terkunci, salinan diberikan kepada partisipan, formulir dimusnahkan setelah 5 tahun pasca-publikasi]
11. Tuliskan narasi sub-bab prosedur informed consent yang mencakup: (a) landasan hukum dan etis kewajiban informed consent (Deklarasi Helsinki, Belmont Report, UU terkait jika ada), (b) komponen informasi yang disampaikan kepada partisipan, (c) proses penyampaian informasi dan pemberian waktu mempertimbangkan, (d) mekanisme pendokumentasian persetujuan, (e) prosedur khusus untuk populasi rentan jika relevan, dan (f) pengelolaan formulir persetujuan pasca-pengumpulan data
12. Gunakan gaya penulisan akademis formal berbahasa Indonesia dan sertakan referensi regulasi etika yang relevan (misalnya WMA Declaration of Helsinki, Belmont Report, Pedoman KNEPK, atau pedoman etik dari organisasi profesi terkait)
Kapan Digunakan
- Saat penelitian melibatkan subjek manusia dan memerlukan narasi prosedur informed consent yang detail di Bab 3
- Ketika partisipan termasuk populasi rentan (anak-anak, lansia, penyandang disabilitas) yang memerlukan prosedur persetujuan khusus
- Saat mempersiapkan dokumen untuk pengajuan ethical clearance yang mensyaratkan penjelasan rinci mengenai proses persetujuan partisipan
Cara Menggunakan
- Identifikasi karakteristik partisipan untuk menentukan apakah diperlukan prosedur khusus seperti parental consent, assent, atau persetujuan komunal
- Rancang konten formulir informed consent yang mencakup semua elemen wajib sesuai pedoman komite etik institusi
- Isi semua placeholder dengan informasi spesifik tentang metode penyampaian, dokumentasi persetujuan, dan pengelolaan formulir
- Jalankan prompt dan pastikan prosedur yang dihasilkan memenuhi persyaratan komite etik serta sesuai dengan tingkat risiko penelitian