Menulis Tinjauan Pustaka Secara Kritis
Prompt untuk menulis tinjauan literatur yang bersifat kritis dan analitis, bukan sekadar deskriptif
Prompt
Bantu saya menulis tinjauan pustaka yang bersifat kritis dan analitis untuk Bab 2 Kajian Pustaka disertasi/tesis/skripsi saya, bukan sekadar deskripsi atau ringkasan sumber, dengan ketentuan berikut:
1. Topik spesifik yang akan ditinjau secara kritis: [sebutkan topik atau sub-topik kajian]
2. Sumber-sumber utama yang akan dikritisi: [sebutkan 3-5 sumber utama beserta temuan atau argumen kuncinya]
3. Aspek yang perlu dikritisi: [metodologi penelitian / generalisasi temuan / validitas konstruk / keterbatasan sampel / konteks budaya / relevansi temporal]
4. Temuan yang kontradiktif antar sumber: [sebutkan temuan yang saling bertentangan beserta kemungkinan penyebab perbedaan]
5. Posisi atau perspektif peneliti: [jelaskan sudut pandang Anda terhadap perdebatan dalam literatur]
6. Kelemahan metodologis yang teridentifikasi: [sebutkan kelemahan metode dalam studi-studi yang ditinjau]
7. Implikasi kelemahan terhadap temuan: [jelaskan bagaimana kelemahan tersebut memengaruhi validitas atau generalisasi temuan]
8. Kontribusi yang diharapkan dari penelitian Anda: [jelaskan bagaimana penelitian Anda akan mengatasi kelemahan yang ditemukan]
9. Judul penelitian: [judul penelitian Anda]
10. Jenjang pendidikan: [S1 / S2 / S3]
Format penulisan yang diminta:
- Evaluasi kualitas setiap studi secara sistematis (desain, sampel, analisis, generalisasi)
- Identifikasi kelemahan metodologis dan diskusikan dampaknya terhadap validitas temuan
- Bandingkan temuan yang kontradiktif secara eksplisit dan analisis faktor penyebab perbedaan
- Tunjukkan implikasi dari kelemahan literatur terhadap kebutuhan penelitian baru
- Hindari tinjauan yang hanya bersifat deskriptif — setiap paragraf harus memuat analisis atau evaluasi kritis
Kapan Digunakan
- Saat dosen pembimbing meminta untuk menulis tinjauan pustaka yang lebih kritis dan analitis, bukan sekadar merangkum sumber satu per satu
- Ketika perlu menunjukkan kemampuan berpikir kritis dalam mengevaluasi kualitas dan keterbatasan studi terdahulu
- Saat ingin membangun justifikasi yang kuat untuk penelitian baru berdasarkan kelemahan dan celah dalam literatur yang ada
Cara Menggunakan
- Baca sumber-sumber utama dengan cermat dan catat kelemahan metodologis, keterbatasan generalisasi, serta temuan yang kontradiktif
- Isi placeholder aspek yang dikritisi berdasarkan analisis kritis Anda sendiri, bukan sekadar mendaftar sumber tanpa evaluasi
- Jalankan prompt dan pastikan output memuat evaluasi kritis yang substantif pada setiap paragraf, bukan hanya deskripsi temuan
- Revisi hasil untuk memastikan nada penulisan tetap objektif dan akademis — kritik harus berdasarkan bukti, bukan opini subjektif